Pendidikan Kewarganegaraan
Pendidikan
Kewargranegaraan diberikan kepada seluruh warga negara indonesia agar sadar dan
menjadi warga negara yang baik sehingga siap membela negara. Materi pendidikan
kewarganegaraan meliputi hubungan antara warga negara dan negara, serta
pendiidkan bela negara. Tujuan Utama pendidikan kewarganegaraaan adalah
menumbuhkan wawasan serta kesadaran bernegara dan membentuk sikapserta perilaku
cinta tanah air yang bersendikan kebudayaan bangsa.
Ruang lingkup pendidikan kewarganegaraan
meliputi, yaitu: a. Persatuan dan kesatuan bangsa b. Norma, hukum, dan
peraturan c. Hak asasi manusia d. Kebutuhan warga negara e. Konstitusi negara
f. Kekuasaan dan politik g. Pancasila h. Globalisasi
Pengertian Siskamling
a. Upaya meningkatkan sistem
keamanan dan ketertiban masyarakat yang memberikan perlindungan dan pengamanan
bagi masyarakat dengan mengutamakan upaya-upaya pencegahan dan menangkal
bentuk-bentuk ancaman dan gangguan Kamtibmas melalui model Perpolisian
masyarakat ( Polmas ) di setiap lingkungan masyarakat.
b. Kesadaran masyarakat dalam berpartisipasi bidang keamanan dan ketertiban,
merupakan potensi pengamanan swakarsa yang perlu dilestarikan dan ditingkatkan
guna menumbuhn kembangkan sikap mental, kepekaan dan daya tanggap setiap warga
masyarakat dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban disetiap dilingkungannya
masing-masing.
c. Siskamling merupakan salah satu model Polmas dalam memberikan risribusi
komunikasi serta informasi secara external ( dari dan bagi masyarakat ) dalam
rangka menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di setiap waktu dan
merupakan potensi pengamanan swakarsa yang berazaskan gotong royong, kerjasama,
budaya paguyuban yang menjiwai dalam setiap kehidupan masyarakat Indonesia
untuk memenuhi kebutuhan rasa aman
d. Sistem keamanan lingkungan merupakan bentuk-bentuk pam swakarsa, merupakan
suatu kesatuan komponen yang saling bergantung dan berhubungan, saling
mempengaruhi untuk mendapatkan hasil daya kemampuan untuk memenuhi kebutuhan
rasa aman dan ketertiban masyarakat dalam upaya mendukung terwujudnya
masyarakat madani yang adil, makmur dan beradap berdasarkan Pancasila dan UUD
1945.
Maksud dan tujuan Siskamling
a. Maksud
Menumbuh kembangkan sikap mental serta meningkatkan kepekaan masyarakat dan
daya tanggap setiap warga masyarakat, dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban
lingkungannya masing-masing
b. Tujuan adalah :
1) Menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat, serta rasa aman
dilingkunganya masing-masing.
2) Terwujudnya kesadaran warga masyarakat dilingkungannya dalam penanggulangan
terhadap setiap kemungkinan timbulnya gangguan kamtibmas maupun bencana alam.
Pengabdian Melalui Profesi Bela negara
Pengabdian Melalui Profesi Bela
negara dapat dilakukan melalui profesi atau pekerjaan masing-masing. Misalnya,
guru mencerdaskan anak-anak bangsa, dokter menyehatkan masyarakat, olahragawan
mengharumkan nama baik bangsa di mata internasional, atau petani menanam padi
untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Contoh peran nyata warga negara
dalam usaha pembelaan negara adalah berikut ini. Menjaga keamanan dan
ketertiban di lingkungan masing-masing. b. Bekerja secara baik sesuai
pekerjaanya. c. Menaati aturan hukum dan norma-norman yang berlaku. d.
Waspadaterhadap segala ancaman dan gangguan, misalnya terorisme
e. Membantu tugas-tugas TNI atau
polisi. f . Menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan serta ikut
menanggulani akibat bencana alam. g. Tidak main hakim sendiri dalam
menyelesaikan masalah. h. Menciptakan ketertiban, ketenangan, kedamaian, dan
keamanan lingkungan. i. Menjaga kerukunan keluarga. j. Belajar dengan tekun
untuk memperdalam ilmu. k. Selalu waspada terhadap ancaman yang menghancurkan negara.
Lingkungan Keluarga
Anggota keluarga yang terdiri atas
ayah, ibu, anak, serta orang lain yang menjadi bagian dari keluarga harus
melaksanakan kewajiban nya dengan baik dan sungguhsungguh agar mendapatkan
haknya sesuai kewajiban yang telah dilakukannya. Misalnya, ayah/ibu mencari
nafkah dan mengurus rumah tangga, anak-anak belajar dengan sungguh-sungguh,
serta pembantu mengerjakan pekerjaan di rumah dengan baik.
Lingkungan Sekolah
Warga sekolah (civitas akademika)
menghormati kepemimpinan kepala sekolah dengan cara melak sanakan kewajibannya,
antara lain sebagai berikut.
a. Siswa belajar dengan baik dan memenuhi unsur wajib belajar secara akademik.
b. Siswa menaati tata tertib sekolah atau berdisiplin.
c. Guru mendidik siswa dengan baik, di antaranya pendidikan damai dan
penyelesaian konflik tanpa kekerasan, serta mengacu pada tujuan yang akan
dicapai, baik kompetensi siswa maupun kurikulum.
d. Staf tata usaha melaksanakan tugas dengan baik dengan men dokumen tasikan
administrasi dengan tertib.
e. Penjaga sekolah melaksanakan tugasnya dengan baik.
Pelatihan
Kemiliteran
Pelatihan
Kemileteran secara wajib Pelatihan kemiliteran dapat diikuti oleh seluruh warga
negara dengan syaratsyarat tertentu. Dengan mengikuti pelatihan dasar
kemiliteran diharapkan dapat mendukung pertahanan dan keamanan negara. . Pengabdian sebagai prajurit TNI atau secara
sukarela atau wajib Tiap warga negara dapat menjadi prajurit TNI atau polisi
dengan syaratsyarat tertentu. Tugas TNI sesuai dengan pasal 7 ayat (1) UU no.34
tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.
Tugas pokok TNI tersebut dilakukan melalui dua cara; operasi militer
untuk perang dan operasi militer selain perang.
·
A. Operasi militer untuk perang Adalah pengerahan kekuatan TNI untuk melawan kekuatan
militer negara lain yang melakukan agresi terhadap indonesia atau dalam konflik
bersenjata dengan negara lain yang didahului adanya pernyataan perang serta
tunduk pada hukum perang internasional.
·
B. Operasi militer selain perang Dilakukan untuk hal-hal berikut: 1)
Mengatasi gerakan separatis bersenjata 2) Mengatasi pemberontakan bersenjata 3)
Mengatasi aksi terorisme 4) Mengamankan wilayah perbatasan 5) Mengamankan
wilayah objek vital nasional yang bersifat strategis 6) Melaksanakan tugas perdamaian
dunia sesuai dengan kebijakan politik luar negri.
7) Mengamankan presiden dan wakil presiden
beserta keluarganya 8) Memperdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan
pendukungnya 9) Membantu tugas pemerintah daerah. 10) Membantu Kepolisian
Republik Indonesia 11) Membantu mengamankan tamu negara 12) Membantu
menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan memberikan bantuan
kemanusiaan. 13) Membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan. 14)
Membantu pemerintah dalam pengamanan pelayaran dan penerbangan